Kamis, 19 April 2012

Rahmat Allah Bukan Hanya Dalam Kebahagiaan

Rahmat Allah Bukan Hanya Dalam Kebahagiaan

oleh Heaven Light pada 6 Maret 2011 pukul 9:42 ·
Assalaamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh


Alhamdulillah di kesempatan kali ini ada yang ingin ku bahas, pada kesempatan kali ini aku akan membahas tentang kasih sayang Allah
kasih sayang atau rahmat Allah adalah segalanya untuk kita sebagai manusia, rahmatNya yang menentukan semua,mulai dari dunia, di alam kubur hingga akhirat


Di dunia rahmatNya bukan hanya berupa kebahagiaan tapi rahmatNya itu juga bisa berupa sebuah kesusahan atau kesedihan namun rahmatNya yang sering manusia sadari hanyalah di dalam kebahagiaan padahal kebahagiaan juga tak selamanya dapat menjadi rahmat tapi kebahagiaan dapat juga bisa di sebut ujian terutama dalam kebahagiaan karena kelebihan harta dan kecantikan/ketampanan fisik.

Apa sih contoh dari rahmat Allah yang meliputi kesedihan?

Contohnya adalah permasalahan yang sering kita alami seperti putus cinta,uang yang hilang,dan lain-lain

Koq hal yang menyedihkan seperti itu bisa di jadikan sebagai bukti rahmatNya sih?

Mungkin sudah banyak orang yang mengerti namun tidak sedikit juga orang yang tak mengerti dan ada pula orang yang mengerti tapi tak mengert.i
Orang yang mengerti sudah jelas dia akan tetap tersenyum meski pahit yang di terima, dia akan terus tetap bersyukur meski yang di terima/di dapat tidak sesuai dengan yang dia harap.

Kenapa demikian?
Itu semua karena dia tahu bahwa yang tahu terbaik untuknya hanyalah Allah Azza Wa Jalla

Bagaimana dengan orang yang tidak mengerti?
Orang seperti ini lebih kental dengan mencaci dan menyalahkan Allah, dia tidak pernah sadar bahwa apa yang ia punya adalah rahmat dari Allah, hidup saja sudah menjadi rahmat Allah.

Kenapa dengan hidup?
Ketika bumi di ciptakan Allah memilih manusia sebagai khalifah di bumi padahal selain manusia ada malaikat yang begitu taat pada Allah Ta'ala hingga pada saat penetapan pun malaikat protes kepada Allah,"Ya Allah Ya Rabbi kenapa Engkau menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi padahal aku ini adalah makhlukMu yang paling taat dan patuh padaMu?"

Akhirnya Allah mengetes malaikat untuk menjadi khalifah di bumi dengan di beri sedikit hawa nafsu dan akhirnya malaikat pun mengalah dan mengaku tidak sanggup untuk menjadi khalifah di bumi.
Lihatlah sobat malaikat yang begitu patuh saja masih terkalahkan oleh manusia.

Lalu orang yang mengerti tapi tak mengerti ini seperti apa perilakunya?

Menurutku, ingat hanya menurutku orang seperti ini adalah orang yang hanya mampu bersyukur di kala bahagia dan di kala sedih ia terus meratapi takdir dan seolah-olah tidak mengenal Allah
Tidak mengenal? maksudnya?
Orang yang mengenal Allah pasti tahu sikap apa yang harus di ambil dan tentunya bukan sikap meratapi atau menyalahkan takdir yang di ambil.


Wah...Ternyata setelah di lihat ke atas contoh rahmat dalam kesedihan belum di jelaskan,hehehe....

Maaf maaf ya
1. Putus Cinta atau Patah Hati
Hal seperti ini pasti begitu menyakitkan kan di hati?apalagi bila cintanya sudah full (bensin kali ya full, hehehe), wah....pasti jalan yang buruk pun akan di lakukan seperti menyerahkan kehormatan demi sang kekasih kembali dan bunuh diri yang di anggap sebagai penghilang rasa sakit (hilang sih tapi cuma untuk di dunia dan di akhirat telah di siapkan rasa sakit yang sangat melebihi rasa sakit hati). Allah melakukan hal itu karena Allah cemburu karena cintaNya telah di dua kan, bukankah cemburu itu bukti kasih sayang? Dalam hal ini sakit hatinya dalam hal pacaran tapi ada juga dalam hal yang lain seperti di hina.
Koq hinaan bisa juga termasuk rahmatNya? Yang pernah ku dengar hinaan itu bisa mengangkat derajat kita di mata Allah bila kita sabar, INGAT BILA KITA SABAR

2. Uang yang hilang
Hmmm....Uang yang hilang ya? Kayanya pembahasan sama saja dengan sakit hati. Jika di dalam sakit hati Allah cemburu karena kecintaan kita terhadap manusia,dalam pembahasan ini Allah cemburu karena kecintaan kita terhadap harta

3. Sakit atau tidak sehat
Sakit adalah salah satu rahmat Allah, kenapa demikian? Karena sakit kita bisa istirahat dari rutinitas yang sering membuat kita capek dan lalai dengan perintahNya dan sakit pun mampu menggugurkan dosa-dosa kita

Wah....wah....ternyata kita banyak yang salah ya dalam mengambil sikap

Yuk....mari kita sama-sama bebenah diri untuk bisa menjadi hambaNya yang sebenar-benarnya

Ingin sih membuat note ini dengan menyisipkan Ayat-ayat Allah tapi ilmu ku belum sampai, jadi saat ini ya sebatas ini saja

Semoga bermanfaat ^_^

Mohon maaf bila ada salah - salah kata

Wassalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Writen By Syamsul Rohmadian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar